
KABUPATEN TASIKMALAYA – Pagi itu, Senin 22 Desember 2025 ada sedikit berbeda dari biasanya, cuaca di Desa Cipacing Kecamatan Pagerageung Kabupaten Tasikmalaya sangat cerah tak seperti biasanya, mendung seakan turun hujan.
Cuaca itupun disambut warga dengan penuh kegembiraan dan suka cita, terlebih bagi keluarga Irwan Adi Syafaat seorang pemuda yang hidupnya berada di perantauan untuk mendulang nafkah, menjadi seorang pekerja. Hari itu sebagai hari yang memilik arti dan kebahagiaan tak terhingga.
Alami Musibah Kecelakaan di Perantauan
Pagi itu dirinya bisa kembali ke kampung halamannya di Kabupaten Tasikmalaya dan berkumpul bersama keluarga meski dalam kondisi sakit. Sebelumnya dikabarkan Irwan Adi Syafaat mengalami musibah yaitu kecelakaan di tempatnya bekerja, di Balikpapan, Kalimantan Timur.
Seperti dipaparkan Dwi Juli Kusmorop anggota Baznas Tanggap Bencana Kecamatan Pagerageung Kabupaten Tasikmalaya bahwa Irwan Adi Syafaat mengalami kecelakaan di tempatnya bekerja, hingga harus mendapatkan perawatan intensif.
Ingin Pulang tapi Tak Kuasa dengan Biaya
“Beberapa hari ia dirawat di Puskesmas Balikpapan. Karena hidupnya hanya sebatang kara sebagai perantau, dan tidak ada yang memperhatikan selama di sana, Irwan Ade mulai merasakan kegelisahan dan ingin pulang,” kata Dwi Juli Kusmorop.
Karena terbentur kemampuan financial untuk biaya, baik perawatan di Puskesmas hingga pulang kampung, lanjut mang Dwi-panggilan akrab Dwi Juli Kusmorop, ia (Irwan Ade) menghubungi keluarganya di Pagerageung.
Koordinasi dengan Baznas Kabupaten Tasikmalaya
Pasca menerima laporan tersebut, Mang Dwi sebagai anggota Baznas Tanggap Bencana Kecamatan Pagerageung, melakukan koordinasi dengan Baznas Kabupaten Tasikmalaya, yang diterima langsung Dhiar Mohammad Hasbi staf Amil Baznas Kabupaten.
“Fokus kami saat itu adalah bagaimana caranya agar warga Desa Cipacing yang berada di perantauan bisa kembali ke kampung halamannya dan bisa dirawat oleh keluarganya,” kata mang Dwi yang dihamini Dhiar Mohammad Hasbi.
Laporan ke Baznas RI di Jakarta
Sementara itu, menurut Dhiar Mohammad Hasbi pihaknya segera meneruskan laporan terkait kondisi salah seorang warga Kecamatan Pagerageung yang berada di Balikpapan Kalimantan Timur dan mengalami kecelakaan dalam bekerja, agar bisa kembali ke kampung halamannya.
“Laporan tersebut pun langsung diterima Baznas RI di Jakarta hingga ditindak lanjuti dan diurus segala keperluan dan lain sebagainya untuk kepulangan Irwan Ade,” papar Dhiar Mohammad Hasbi
Baznas Kabupaten: Terimakasih Baznas RI
Pihaknya pun mengucapkan terimakasih kepada Baznas RI yang telah mengurus segala sesuatu sehingga warga Desa Cipacing Kecamatan Pagerageung bisa kembali ke kampung halamannya.
Di sisi lain, Dadan (52) dari Baznas RI yang mengantarkan Irwan Ade warga Desa Cipacing menyebutkan, ini adalah sebuah tugas dan pengabdian sebagai bagian dari dwifungsi Baznas.
Dipaparkan, pihaknya telah mempersiapkan segala hal untuk melakukan penjemputan dari bandara, agar saat mengantarkan warga Pagerageung Tasikmalaya yang mengalami kecelakaan di tempat kerja saat merantau, dipastikan selamat dan sampai di kampung halamannya.
“Target kita itu. Dan semuanya alhamdulilah lancar,” tandasnya.***
